Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara telah menerima kunjungan dari Sohee Eom selaku Chief Executive Officer dari Kijami Table pada Kamis, 21 Mei 2026, di Ruang Rapat Dekan Fakultas Pertanian USU.

Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, S.P., M.Ec., selaku Dekan Fakultas Pertanian USU menyampaikan sambutan hangat terhadap rencana kerja sama yang dapat dilakukan antara Fakultas Pertanian USU dan Kijami Table.

"Fakultas Pertanian USU akan mendukung segala fasilitas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kolaborasi. Kami juga akan turut berkontribusi melalui pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa dalam kegiatan kunjungan lapangan mahasiswa Korea di Aceh".

Sohee Eom menjelaskan bahwa Kijami Table merupakan sebuah startup teknologi sosial dan brand kopi ramah lingkungan ("Decarbon Coffee") yang berfokus pada pemberdayaan petani di negara berkembang.

"Kijami Table pada tahun 2026 ini akan memfasilitasi kunjungan 25 mahasiswa dari beberapa universitas di Korea. Para mahasiswa ini nantinya akan belajar tentang studi kasus perubahan iklim yang dialami petani kopi di Takengon, Aceh selama 10 hari pada Juli–Agustus 2026", ujar Sohee.

Sohee juga menambahkan, "Mahasiswa Korea ini nantinya akan mengunjungi Fakultas Pertanian USU selama 2 hari untuk sesi sharing discussion dengan mahasiswa Fakultas Pertanian USU."

Turut hadir dalam kunjungan ini Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat, Kerja Sama dan Internasionalisasi, Dr. Ir. Posma Mangasi Pintaria Marbun, M.P., serta staf ahli Dekan.

Kolaborasi yang tengah dijajaki ini diharapkan tidak hanya memperkuat internasionalisasi Fakultas Pertanian USU, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset, pengabdian kepada masyarakat, dan pembelajaran berbasis pengalaman bagi mahasiswa kedua negara. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan mitra internasional, upaya pemberdayaan petani kopi, peningkatan kesadaran terhadap dampak perubahan iklim, serta pengembangan praktik pertanian yang lebih berkelanjutan dapat diwujudkan secara nyata. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kolaborasi akademik internasional, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pembelajaran mengenai adaptasi sektor pertanian terhadap perubahan iklim, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kerja sama antara institusi pendidikan dan mitra global.