Medan – FP USU : IDN Times bersama April Group dan Restorasi Ekosistem Riau (RER) dalam kerjasamanya mengadakan Roadshow ke berbagai universitas di Indonesia. Kali ini, Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara mendapat kesempatan baik untuk mengikuti screening film "Frontier Sumatra" dan talkshow dari Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Garuda Hall Lt. 8 East Tower Uniplaza Medan (Selasa, 21 Februari 2023).
Pada kesempatan ini juga telah diselenggarakan penandatanganan MoA antara USU yang diwakili oleh Ibu Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S. dengan pihak IDN Times, sekaligus penyerahan sertifikat oleh IDN Times kepada Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara atas kerja sama dalam acara Screening Film "Frontier Sumatra".

Setelah melalui tahap registrasi peserta di Garuda Hall, para peserta yang terdiri dari 200 mahasiswa Fakultas Pertanian disambut dengan meriah dengan adanya kuis berhadiah dan doorprize menarik kepada peserta yang hadir pada acara tersebut. Dekan Fakultas Pertanian, Ibu Dr. Ir. Tavi Supriana, M.S., Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Ibu Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si., para dosen, dan tenaga kependidikan juga turut mendampingi dan memeriahkan acara ini.

Kegiatan ini berlanjut dengan menyaksikan screening film dengan tema “Frontier Sumatra”, yaitu film dokumenter berdurasi sekitar 52 menit yang menceritakan tentang upaya perlindungan hewan dan tanaman langka serta upaya restorasi hutan pada kawasan ekosistem hutan Riau yang dilakukan oleh April Group dan Restorasi Ekosistem Riau (RER). Setelah itu dilanjutkan talkshow dengan tema “Restorasi Hutan dan Peran Anak Muda” dengan narasumber Ibu Tiurma Rosinta Siagian selaku Corporate Communications Restorasi Ekosistem Riau.
Restorasi Ekosistem Riau (RER) adalah salah satu program restorasi terbesar di Asia Tenggara yang berlokasi di wilayah Riau, Sumatera Utara, yang diinisiasi oleh April Group yang bertugas untuk melindungi, mengkaji, merestorasi, dan mengelola keanekaragaman hayati di hamparan hutan gambut seluas 2 kali negara Singapura, yang memiliki ekosistem tinggi. Tahun lalu, RER adalah rumah lebih dari 800 keanekaragaman flora dan fauna dengan klasifikasi yang berbeda-beda mulai dari yang kritis, terancam, dan rentan. RER sudah berdiri sejak tahun 2013, dan acara ini juga merupakan perayaan hari jadi RER yang ke-10 tahun.


“Adapun konsep restorasi ekosistem Riau itu sendiri adalah hutan yang sudah rusak kita sembuhkan kembali, kemudian setelah ia pulih maka akan dijaga dengan tujuan agar tidak rusak kembali,” ungkap Ibu Tiurma dalam talkshow beliau.
Acara ini berlangsung dengan meriah dan lancar, terlihat dari antusiasme peserta yang aktif mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab serta mengikuti kuis yang diberikan. Pada kesempatan tersebut, RER juga membuka kesempatan bagi mahasiswa Fakultas Pertanian USU untuk bergabung dan berkontribusi dalam berbagai upaya pelestarian lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem hutan dan keanekaragaman hayati sebagai bagian penting dari keberlanjutan kehidupan.
Melalui kegiatan edukasi dan kolaborasi antara Fakultas Pertanian USU, IDN Times, April Group, dan Restorasi Ekosistem Riau, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya restorasi ekosistem sekaligus didorong untuk mengambil peran dalam menjaga lingkungan. Upaya tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran mahasiswa, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya pemulihan dan perlindungan ekosistem, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati. Kolaborasi antarpihak dalam kegiatan ini juga mencerminkan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dalam membangun sinergi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan penguatan peran generasi muda.

