Mahasiswa Program Studi S1 Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara sukses menyelenggarakan JungFood Ex-Fest 4th 2026 (Jungle of Food Exhibition and Festival) pada Senin, 11 Mei 2026 di Halaman Aula D.H. Penny Fakultas Pertanian USU. Mengusung tema “Culinary Time Capsule: Preserving Roots, Innovating Future”, kegiatan ini menjadi wadah kreativitas, inovasi, dan pengembangan jiwa kewirausahaan mahasiswa di bidang teknologi pangan.
Acara dibuka dengan tari penyambutan yang meriah untuk menyambut pimpinan fakultas, dosen, panitia, serta para narasumber talkshow. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua JungFood Ex-Fest, Adrian Yudha Wardana, yang menjelaskan bahwa “JungFood” merupakan singkatan dari Jungle of Food yang melambangkan keberagaman, kreativitas, dan inovasi dalam dunia pangan.
“JungFood disini bukan berarti makanan rendah gizi dan kurang sehat, melainkan singkatan dari Jungle of Food yang melambangkan keberagaman, kreativitas dan inovasi dalam dunia pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tema yang diangkat tahun ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara warisan kuliner masa lalu dengan inovasi pangan masa depan.
Ketua IMTP, Hanif Rizki Nurvandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa JungFood bukan sekadar festival biasa, melainkan wadah kolaborasi dan kreativitas mahasiswa dalam pengembangan ilmu pangan.
“Acara JungFood ini bukan sekedar Festival biasa namun merupakan suatu wadah bagi kita semua untuk menunjukkan kreativitas dan kolaborasi dalam hal ilmu pangan,” katanya.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh perwakilan dosen, Dr. Wahyu Haryati Maser, STP., M.Si., yang mengungkapkan rasa bangga atas kreativitas dan kerja keras mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar tersebut.
Dekan Fakultas Pertanian USU, Dr. Rulianda Purnomo Wibowo, SP., M.Ec., turut memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus meningkatkan daya saing melalui berbagai kompetisi dan ajang ilmiah. Beliau menekankan pentingnya mengukur kemampuan diri di luar lingkungan kampus melalui partisipasi aktif dalam lomba, penelitian, maupun Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
“Challenge diri kalian dengan ikut lomba. Jangan nanti fokusnya pada IPK yang tinggi, karena dari situ kita akan mengukur sejauh mana kemampuan kita dibandingkan dengan yang lain,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian USU, Dr. Nini Rahmawati, SP., M.Si., menyampaikan bahwa JungFood merupakan kegiatan yang selalu dinantikan karena menghadirkan berbagai produk pangan yang menarik, beragam, dan berkualitas. Menurutnya, festival ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk menguji penerimaan produk pangan hasil inovasi mereka sekaligus belajar berwirausaha.
“Saya yakin bahwa beberapa produk merupakan produk yang dibuat oleh mahasiswa Teknologi Pangan, dan ini merupakan suatu tempat untuk menguji bagaimana produk yang dihasilkan itu dapat diterima oleh konsumen selain itu juga menjadi pembelajaran bagi para mahasiswa untuk berwirausaha,” tuturnya.
Perwakilan Kepala Program Studi Teknologi Pangan, Mimi Nurmimah, S.TP., M.Si., juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan dengan sangat baik meskipun menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan.
Selain pameran produk dan bazar, JungFood Ex-Fest 4th 2026 juga menghadirkan dua sesi talkshow inspiratif. Narasumber pertama, Adrian Hilman, S.T.P., M.Sc., Ph.D., membawakan materi mengenai inovasi ilmu teknologi pangan dalam perkembangan zaman dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Sementara itu, narasumber kedua, Yavariz, membahas topik “Beyond the Barista” yang memberikan wawasan mengenai peluang industri minuman dan kreativitas di bidang tersebut.
Acara semakin meriah dengan berbagai penampilan hiburan seperti vocal group, solo saxophone, live music, penampilan stambuk mahasiswa, serta sesi kunjungan ke Laboratorium Teknologi Pangan dan tenant bazar. Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan sesi foto bersama.
Melalui JungFood Ex-Fest 4th 2026, mahasiswa Teknologi Pangan FP USU diharapkan mampu terus mengembangkan inovasi produk pangan yang kreatif, adaptif, dan berbasis budaya lokal, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian kuliner di tengah perkembangan teknologi pangan modern.