home icon
search icon
menu icon

> Berita > Program Penguat Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) IMASPERA "Gerakan Satu Rumah Satu Transplantasi Karang dalam Upaya Antisipasi dan Revitalisasi Ekosistem Terumbu Karang Terdampak Tumpahan Minyak di Faekhuna"

Program Penguat Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) IMASPERA "Gerakan Satu Rumah Satu Transplantasi Karang dalam Upaya Antisipasi dan Revitalisasi Ekosistem Terumbu Karang Terdampak Tumpahan Minyak di Faekhuna"

Dipublikasi Pada

22 September 2023

Dipublikasi Oleh

Nursa'adah, S.ST., M.Agr

Program Penguat Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) IMASPERA "Gerakan Satu Rumah Satu Transplantasi Karang dalam Upaya Antisipasi dan Revitalisasi Ekosistem Terumbu Karang Terdampak Tumpahan Minyak di Faekhuna"
Thumbnail Program Penguat Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) IMASPERA "Gerakan Satu Rumah Satu Transplantasi Karang dalam Upaya Antisipasi dan Revitalisasi Ekosistem Terumbu Karang Terdampak Tumpahan Minyak di Faekhuna"
PPK Ormawa IMASPERA USU di Desa Faekhuna fokus pada gerakan transplantasi karang untuk revitalisasi ekosistem laut terdampak tumpahan minyak.

Program Penguat Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) yang dilaksanakan oleh IMASPERA (Ikatan Mahasiswa Manajemen Sumber Daya Perairan) Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara telah sukses dilaksanakan di Desa Faekhuna, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara. Dengan mengusung topik "Desa/Kelurahan Maritim", program ini berfokus pada gerakan "Satu Rumah Satu Transplantasi Karang" sebagai langkah antisipasi dan revitalisasi ekosistem terumbu karang yang terdampak oleh tumpahan minyak di wilayah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat setempat akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut sebagai sumber kehidupan dan keberlanjutan ekonomi di desa pesisir.

Dibimbing oleh Dosen Pembimbing Vindy Rilani Manurung, S.Pi., M.P., dan diketuai oleh Hilal Idama Dalimunthe, program ini melibatkan masyarakat setempat dalam proses transplantasi karang. Pendekatan berbasis komunitas ini tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki ekosistem terumbu karang yang rusak, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat dalam melindungi lingkungan laut mereka. Dokumentasi kegiatan ini dapat disaksikan melalui channel YouTube Fakultas Pertanian USU pada tautan berikut: https://youtu.be/MnNwG_1SvtQ.

Berita