Fakultas Pertanian mengirim beberapa dosen muda dan mahasiswanya untuk mengikuti kegiatan kolaborasi penanaman seribu pohon yang diinisiasi oleh Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Wampu dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia di kawasan Hulu DAS Wampu, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa, 22 Maret 2022.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertema “Pencanangan Pembangunan Taman Edukasi dan Konservasi Sumber Daya Lahan Lembah Juhar di Kawasan Hulu DAS Wampu, Desa Garunggang, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.” Selain berpartisipasi dalam kolaborasi ini, Fakultas Pertanian juga melaksanakan penandatanganan dokumen Memorandum of Agreement (MoA) dengan ForDAS Wampu Sumatera Utara.

Prof. Dr. Ir. Abdul Rauf, M.P., selaku Ketua ForDAS Wampu, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh beberapa akademisi dari berbagai universitas dan organisasi profesi di Sumatera Utara. Institusi yang turut serta antara lain Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), Pascasarjana PSL dan PWD USU, Universitas Muslim Nusantara (UMN), Universitas Sari Mutiara Indonesia (USMI), Universitas Amir Hamzah (UNHAM), Universitas Alwashliyah (UNIVA), Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Medan Area (UMA), Universitas Tjut Nyak Dhien (UTND), Universitas Nadlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU), Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA), Universitas Katolik Santo Thomas (UNIKA), Universitas Asahan (UNA), UINSU, dan Institut Kesehatan Helvetia Medan.

Organisasi profesi yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan juga turut berpartisipasi, antara lain DPW Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan (PERWAKU) Sumut, Forum DAS Batangtoru Sumut, Masyarakat Konservasi Tanah dan Air Indonesia (MKTI) Cabang Sumut, Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) Komda Sumut, Anggota MAFI asal Sumut, Asosiasi Penangkar Tanaman (ASPENTA) Sumut, TAFAHUM, dan Kader Konservasi Sumut.

Jajaran pimpinan Kabupaten Langkat yang hadir meliputi Drs. Hermansyah, M.IP. (Asisten II Pemkab Langkat), Ir. Antoni Ginting (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat), perwakilan dari Dandim Kabupaten Langkat, Kapolresta Kabupaten Langkat, Camat Kuala, Kepala Desa, dan warga Desa Garunggang. Drs. Hermansyah, M.IP., dan Ir. Antoni Ginting menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini dan berharap program serupa dapat diterapkan di lahan kritis lainnya.

Ketua Panitia, Purnama Ginting, menjelaskan bahwa lokasi taman konservasi dan edukasi sumber daya lahan akan dikembangkan dari luas lahan masyarakat sekitar 5 hektare menjadi 25 hektare. Tanaman yang ditanam meliputi tanaman produktif dan penghijauan, yang sumbernya berasal dari sumbangan BPDAS Wampu Sei Ular, ASPENTA, serta perguruan tinggi di Kota Medan dan Sumatera Utara.