Kali ini, PSDKU-USU Nias Utara menerima kunjungan dua dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara, yaitu Ameilia Zuliyanti Siregar, S.Si., M.Sc., Ph.D. (Dosen Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan) dan Dr. Ir. Charloq, M.P. (Dosen Agronomi).
Ibu Ameilia dan Ibu Charloq sangat antusias terhadap program ini dan terharu melihat semangat tinggi para mahasiswa saat mengikuti perkuliahan. Ibu Ameilia menyampaikan, “Pengelolaan pertanian dapat ditumbuhkembangkan pada mahasiswa dan petani di Nias Utara. Tanaman padi, kelapa, karet, pinang, kakao, jagung, pisang, dan hortikultura diproduksi dalam jumlah besar, tetapi masih dalam bentuk mentah.” Sementara itu, Dr. Ir. Charloq menambahkan, “Hingga kini, getah karet bahkan masih dikapalkan dalam bentuk bongkahan karena tidak adanya pabrik karet.”

Sebelumnya, pendidikan tinggi di Nias Utara diwakili oleh Aknira (Akademi Komunitas Negeri Nias Utara), yang bekerja sama dengan Politani Payakumbuh. Namun, akademi ini ditutup pada tahun 2019. Pada tahun 2021, Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) USU resmi dibuka.
Hadirnya PSDKU USU di Nias merupakan bentuk kepedulian Universitas Sumatera Utara untuk meningkatkan pendidikan di daerah tertinggal. Program ini bertujuan membantu mengembangkan sumber daya manusia di Nias agar mampu membangun daerahnya sesuai dengan potensinya, khususnya di bidang pertanian, peternakan, dan sumber daya perikanan.
Sejak dibuka pada tahun 2021, perkuliahan awalnya dilaksanakan secara daring akibat pandemi Covid-19. Namun, mulai tahun 2022, perkuliahan sudah dilakukan secara luring. Hingga kini, PSDKU-USU Nias Utara telah menjalankan kegiatan perkuliahan selama tiga semester. Ke depannya, diharapkan dalam lima tahun mendatang akan ada inisiasi pembukaan universitas dengan lima fakultas, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas MIPA, Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan, dan Fakultas Ilmu Budaya.
Saat ini, program PSDKU telah membuka dua program studi, yaitu Agroteknologi dan Manajemen Sumber Daya Perairan. Semester III diikuti oleh 35 mahasiswa, sementara Semester I diikuti oleh 29 mahasiswa.
Potensi Nias Utara tidak hanya terdapat pada sektor pertanian, tetapi juga pada sumber daya pesisir dan laut. Keindahan pantai serta kekayaan sumber daya perairan menjadi peluang yang dapat dikembangkan, termasuk sebagai sumber protein hewani dan penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan pendidikan tinggi yang berbasis pada potensi lokal dinilai penting untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu mengelola kekayaan alam secara produktif dan berkelanjutan.
Ke depan, terdapat harapan agar dalam lima tahun mendatang dapat diinisiasi pembukaan universitas dengan lima fakultas, yakni Fakultas Pertanian, Fakultas MIPA, Fakultas Teknik, Fakultas Perikanan, dan Fakultas Ilmu Budaya. Rencana tersebut diharapkan semakin memperluas akses masyarakat Nias Utara terhadap pendidikan tinggi sekaligus memperkuat kapasitas sumber daya manusia di berbagai bidang.
Inisiasi PSDKU USU di Nias Utara sebelumnya juga mendapat dukungan dari Rektor USU, Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Nias Utara. Langkah tersebut dilandasi oleh besarnya potensi sumber daya manusia lokal, salah satunya ditunjukkan dengan keberadaan 38 SMA/SMK di wilayah Nias Utara. Tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi menjadi modal penting dalam pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan daerah.
Melalui kehadiran PSDKU USU dan keterlibatan dosen Fakultas Pertanian dalam proses pendidikan, pengembangan potensi lokal diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah. Pendidikan, riset, dan penerapan ilmu pengetahuan dapat menjadi penggerak bagi lahirnya inovasi pertanian, pengolahan hasil, pengelolaan sumber daya perairan, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui perluasan akses pendidikan tinggi, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui peningkatan nilai tambah komoditas lokal, serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan teknologi dan pengolahan hasil pertanian. Pengelolaan sumber daya pertanian dan perikanan secara berkelanjutan juga mendukung SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Kolaborasi antara USU dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara dalam membangun pendidikan berbasis potensi lokal turut mencerminkan semangat SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Dengan demikian, PSDKU USU Nias Utara tidak hanya menjadi sarana pendidikan, tetapi juga bagian dari upaya membangun sumber daya manusia dan perekonomian daerah secara berkelanjutan.